Selasa, 23 Juli 2013

CARA BETERNAK BELUT SEBAGAI USAHA SAMPINGAN.

Beternak Belut atau Budidaya Belut merupakan salah satu alternatif untuk memenuhi permintaan pasar yang tinggi atas daging belut yang enak dan bergizi karena terbatasnya belut yang hidup secara alami di alam liar. Kali ini saya akan berbagi informasi tentang bagaimana cara Beternak Belut atau Budidaya Belut sebagai salah satu alternatif usaha sampingan.
Berternak Belut atau Budidaya Belut
Belut Hasil Budidaya yang dijual dipingir jalan Raja Desa Bulukarto Kabupaten Pringsewu – Lampung

Keuntungan Budidaya Belut

Bisnis Beternak Belut atau Budidaya Belut bisa dilakukan sebagai usaha sampingan yang menawarkan keuntungan yang cukup menjanjikan, belut juga dipasarkan ekspor ke beberapa negara. Dengan menekuni bisnis Beternak Belut atau Budidaya Belut banyak pemula yang belum mengetahui seluk beluk teknik Beternak Belut atau Budidaya Belut sehingga kurang memberikan hasil yang memuaskan.

Kendala Budidaya Belut

Ada beberapa kendala kasus yang sering ditemui dalam melakukan Beternak Belut atau Budidaya Belut, diantaranya permasalahan tersebut misalnya adalah belut tidak bisa besar, belut banyak yang mati dan lain-lain. Untuk menanggulangi permasalahan tersebut, perlu pengetahuan teknik Beternak Belut atau Budidaya Belut yang cukup.

Media Budidaya Belut

Media pemeliharaan untuk Beternak Belut atau Budidaya Belut bisa berupa kolam semen, kolam terpal dan bahkan drum bekas yang penting belut tidak lari keluar media. Ukuran kolam juga disesuaikan dengan ketersediaan lahan dan tentunya ini berkaitan pula dengan bibit belut yang akan di tebar. Selain itu kolam untuk Beternak Belut atau Budidaya Belut diupayakan menyerupai habitat aslinya, untuk membuat demikian media pada kolam diisi dengan tanah sawah atau lumpur kolam yang sudah dikeringkan, pupuk kandang, pupuk kompos atau sekam/gabah padi yang sudah dibusukan, bisa juga dengan jerami padi, cincangan batang pisang, pupuk orea dan pupuk NPK.
Penempatan media tersebut di atas dilakukan dengan perbandingan:
  1. Lapisan pertama paling bawah jerami padi dengan tinggi/tebal 5 cm, ditaburkan secara merata pupuk orea 5 kg dan pupuk NPK 5 kg, untuk ukuran kolam 500 cm x 500 cm, apabila kolam nya lebih besar atau lebih kecil ukuran nya dari ukuran ini perbandingan pupuk di atas bisa menjadi acuan.
  2. Lapisan kedua tanah atau lumpur setinggi 5 cm.
  3. Lapisan ketiga pupuk kandang setinggi 5 cm.
  4. Lapisan keempat pupuk kompos setinggi 5 cm, untuk lapisan keempat tanah atau lumpur  tinggi 5 cm.
  5. Lapisan kelima adalah lumpur cincangan batang pisang setinggi 10 cm.
  6. Lapisan keenam adalah tanah  lumpur setinggi 10 cm.
  7. Lapisan ketujuh adalah air setinggi 10 cm dan di atas air ditanami secara merata tumbuhan enceng gondok sampai menutupi 3/4 permukaan kolam.
Setelah semua media terisi didalam  kolam diamkan media pemeliharaan tersebut selama 2 minggu agar seluruh media mengalami fermentasi dan setelah 2 minggu selesai proses fermentasi nya maka, benih atau bibit belut dapat dimasukkan ke kolam pemeliharaan tersebut.

Memilih Bibit Belut

Selanjutnya untuk mengoptimalkan hasil panen Beternak Belut atau Budidaya Belut diperlukan teknik pemeliharaan bibit yang baik dan tepat sehingga memperoleh belut berkualitas baik dan tidak menghasilkan keturunan up normal. Benih belut yang dipilih harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
  • Anggota tubuhnya masih utuh dan mulus yaitu tidak ada luka bekas gigitan
  • Gerakan tubuh lincah dan agresif
  • Penampilannya sehat yang di ciri kan dari tubuhnya yang keras tidak lemas jika dipegang
  • Tubuhnya berukuran kecil dan berwarna kuning kecoklat-coklatan dan usianya sekitar 2 bulan atau 4 bulan.

Fakta seputar kehidupan belut.

Belut mempunyai kelamin ganda pada kehidupannya, belut menjalani pergantian kelamin dari betina ke jantan dalam siklus kehidupannya. Belut muda selalu berkelamin betina, sedangkan belut yang sudah tua selalu berkelamin jantan dan karena sifat-sifat belut serupa itu, maka pada belut bisa mengalami masa kosong kelamin atau disebut banci. Dengan adanya perubahan kelamin inilah pada belut sering terjadi kanibalisme, saling bunuh dan makan diantara mereka sendiri.

Makanan Belut :

Secara alamiah belut memakan berbagai jenis binatang kecil yang hidup atau terjatuh dalam air seperti serangga, siput, dan juga cacing anak katak serta anak ikan. Jadi belut tergolong hewan karnivora yaitu ikan pemakan binatang lain. Belut yang masih kecil memakan zooplankton yang halus seperti antara lain protozoa atau hewan bersel satu, microcrustacean atau udang-udangan renik, invertebrata, microscopic atau hewan-hewan tak bertulang belakang yang keci-kecil sedangkan belut yang mulai dewasa memakan larva-larva serangga, cacing, siput, berudu kodok dan benih-benih ikan yang masih lemah.
Karena belut menyukai binatang hidup, maka tidak mudah belut mencari makanan. Untuk itu belut menyergap mangsanya dengan membuat lubang perangkap, lubang ini dibuat dengan menggali lumpur baik ditepian perairan maupun ditengah sawah atau rawa. Lubang penyergap ini bergaris tengah 5 cm dan memanjang seperti terowongan bentuk lubang mula-mula tegak kebawah lalu membengkok dan mendatar.

Pemanenan Budidaya Belut

Untuk memanen belut diperlukan ketepatan waktu panen diperlukan wadah penampung juga perlu disiapkan untuk membawa belut hasil panen dilokasi penjualan. Belut siap panen untuk kebutuhan pasar lokal dari mulai penaburan benih sampai pemanenan minimal 3 bulan dengan jumlah per kg sekitar 20-30 ekor. Untuk pemenuhan kebutuhan pasar ekspor dari mulai penaburan benih minimal 8 bulan dengan jumlah per kg nya dibawah 7 ekor.
Itulah berbagai tahapan dan teknik Beternak Belut atau Budidaya Belut sebagai usaha sampingan, saya berharap informasi ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan serta bahan referensi jika anda ingin mencoba usaha baru.


Sumber http://panduanusaha.com

Jenis Ayam Kalkun

Jenis Ayam Kalkun (Turkey) dibedakan berdasarkan warna bulunya. Menurut standar APA (American Poultry Association) untuk kategori turkey / ayam kalkun dibedakan menjadi 8 Varietas, namun tidak tertutup kemungkinan muncul varietas varietas baru yang dihasilkan dari perkawinan silang antar varietas. Berikut kami berikan gambar tentang jenis-jenis kalkun:

  • KALKUN JENIS BRONZE
 

Keexotisan warna perunggu yang mengkilap terutama pada bulu-bulu dada. Dari sekian banyak jenis kalkun, kalkun jenis bronze paling mudah kita temui.  

  • KALKUN JENIS NARRAGANSETT 
      Jenis kalkun narragansett mempunyai warna bulu hitam, abu-abu, coklat, dan putih. Seperti jenis bronze hanya saja bulu abu-abu menggantikan warna perunggu di bagian dadanya. Kalkun jenis narragansett agak sukar ditemukan, populasinya tidak sebanyak jenis bronze.

      • KALKUN JENIS BELTSVILLE SMALL WHITE
      Mungkin karena kalkun ini dikembangkan di Beltsville Agricultural Research Center (Maryland) dan memiliki ukuran kecil dibanding jenis kalkun lainnya dan memiliki bulu putih mulus (albino) sehingga dinamai Beltsville Small White. Jenis Kalkun ini banyak kita jumpai di Indonesia.

      • KALKUN JENIS BOURBON RED
      Berasal dari Bourbon Country Kentucky, mempunyai warna merah khas yang di padu dengan warna putih atau coklat muda pada sayap dan ekor. Jenis kalkun Bourbon red pada saat ini sedang banyak dicari, keindahan warna membuat jenis kalkun ini menjadi mahal. Perubahan warna bisa dimungkinkan karena perkawinan silang seperti coklat muda (kopi susu), atau coklat pekat tanpa warna putih pada sayap & ekor.

      • KALKUN JENIS BLUE SLATE
      Kalkun jenis blue slate ini belum pernah saya lihat di daerah jawa, bulu khas abu-abu kemungkinan perkawinan antara hitam dan putih. Ada juga yang menyebutnya Kalkun LAVENDER.
      • KALKUN JENIS WHITE HOLAND

      Sama sama memiliki bulu putih mulus seperti jenis Beltsville small white, hanya ukuran/beratnya saja yang beda. Dari wikipedia disebutkan bahwa jenis kalkun white holand dihasilkan dari silangan Kalkun jenis Bronze dengan Kalkun jenis Broad Breasted White
      • KALKUN JENIS ROYAL PALM
       Sangat indah di pandang, dan lebih disenangi oleh wanita. Keanggunan kombinasi warna putih dan hitam yang sangat sempurna. Jenis kalkun royal palm masih banyak kita jumpai di Indonesia, meskipun kadang-kadang kualitas warna sudah tidak asli karena gradasi yang disebabkan perkawinan silang. Di negara Amerika, jenis royal palm tidak dikembangkan sebagai kalkun pedaging, hanya beberapa yang mengembangkan dalam skala kecil sebagai kalkun hias yang diperlombakan.

      • KALKUN JENIS BLACK SPANISH
      Dengan waran bulu semuanya hitam. Jenis Black Spanish / Norfolk Black adalah kalkun yang berasal dari Eropa. Dalam perkembangannya terdapat beberapa jenis kalkun hitam dengan perbedaan warna hitamnya seperti Hitam Dop, Hitam Mengkilap (metalic), dan kobinasi antara hitam dengan ekor putih.

      Yang terakhir ini tidak masuk kedalam jenis kalkun menurut APA. Entah kenapa, mungkin karena ukuran yang tidak terlalu besar. KALKUN JENIS OCCELLATED yang berasal dari daerah Yucatan Peninsula. Entah apa hubungannya dengan merak, namun bulu-bulunya persis seperti burung merak dengan warna hijau perunggu metalic.


      Sumber:  http://bamsbreeder.blogspot.com

      Selasa, 11 Juni 2013

      Cara Memelihara Kelinci



      Cara Memelihara Kelinci
      Kelinci merupakan hewan mamalia yang digolongkan ke dalam keluarga Leporidae. Pada mulanya ia hidup secara liar terutama di dataran benua Eropa dan juga Afrika. Tetapi sekarang persebarannya mulai merata di seluruh dunia. Tak hanya hidup secara liar, kini kelinci sudah dibudidayakan secara serius sebagai hewan ternak sebab industri dengan bahan baku kelinci telah merambah semua segmen termasuk kuliner, farmasi dan bahkan kosmetika. Selain dibudidayakan untuk kepentingan ekonomi, kelinci juga populer dijadikan hewan peliharaan. Bentuknya yang lucu, bulunya yang lembut serta temperamennya yang cenderung jinak memang bisa membuat siapapun jatuh cinta. Anda tertarik? Baiknya sebelum membawa pulang kelinci ke rumah Anda, cermati cara memelihara kelinci yang baik dan benar. Berikut uraian singkatnya.

      Siapkan Kandang Yang Baik


      Hal pertama yang patut diperhatikan saat hendak memelihara kelinci adalah kandang kelinci. Pada dasarnya, kelinci bisa dilepas di alam bebas akan tetapi sangat susah untuk menjamin keselamatannya. Oleh karena itu, keberadaan kandang sangat dibutuhkan. Kandang kelinci terbaik adalah kandang dengan ukuran yang besar dan tidak membatasi gerak dari sang kelinci. Sebaiknya, kandang tidak dibuat dalam keadaan bertingkat. Alasannya karena dua hal. Pertama, kelinci merupakan hewan yang takut pada ketinggian. Kandang bertingkat akan membuat ia kurang nyaman. Kedua, kandang kelinci yang bertingkat akan membuat kotorannya menumpuk dan bukan tak mungkin akan mengenai wadah makanan dan minuman yang terletak di tingkat bawah. Jika Anda memang tak bisa menghindari kondisi kandang bertingkat, tetap usahakan kandang maksimal berjumlah 2 tingkat saja.

      Hal lain yang wajib diperhatikan terkait kandang adalah sirkulasi udara dan kebersihannya. Sebaiknya, kandang kelinci terbuat dari aluminium jauh lebih baik dibandingkan kandang yang terbuat dari kayu. Terutama jika Anda menempatkan kandang tersebut di luar rumah. Penempatan kandang juga merupakan hal yang tak luput dari perhatian. Jangan tempatkan kandang di tempat yang rawan tergenang air. Sebab hal tersebut akan mengundang penyakit bagi kelinci. Terakhir, pastikan Anda membersihkan kandang kelinci minimal sekali dalam seminggu. Kelinci tak sama dengan babi yang bisa hidup sekandang dengan kotorannya. Ia juga tak sepandai kucing yang piawai mengubur kotorannya. Jadi, kesigapan Anda mutlak diperlukan!

      Pilih Makanan Kelinci Terbaik

      Setelah kandang siap, hal lain yang wajib diperhatikan adalah pakan kelinci. Di pet shop dan toko hewan lainnya, dengan mudah Anda bisa mendapatkan pellet kelinci. Harganya variatif dengan kualitas yang juga variatif. Meski demikian, pemberian pellet juga harus dibarengi dengan makanan alami untuk menghindari kebosanan si kelinci lucu. Adapun makanan yang baik diberikan kepada kelinci antara lain wortel, sayuran hijau (seperti kangkung, daun ketela, daun pepaya dan lain-lain), rumput hijau, jerami, umbi-umbian, biji-bijian dan lain-lain. 


      Cara memelihara kelinci terutama dalam hal pakan, agak berbeda dengan binatang lainnya. Hindari memberi komponen sayuran dalam keadaan segar sebab getah pada tanaman tersebut akan berpengaruh buruk pada pencernaan kelinci. Oleh sebab itu, beri sayuran yang telah dalam keadaan layu kepada kelinci Anda. Selain makanan, ketersedian minuman yang bersih juga penting bagi kelinci. Banyak yang mengatakan hewan ini tidak memerlukan air sebab pasokan cairannya bersumber dari makanan yang ia konsumsi. Hal ini salah, kelinci tetap membutuhkan air bersih. Jadi, sediakan botol minuman dalam kandangnya

      Hal lain yang juga harus masuk dalam daftar perhatian Anda adalah penyakit pada kelinci. Hal ini masuk ke dalam zona serius sebab penyakit pada kelinci berpotensi pada kematian. Adapun jenis penyakit yang sering menyerang kelinci antara lain kudis,  kembung, kangker telinga sembeli, berak darah, dan lain-lain. Biasanya penyakit ini dipicu kandang yang kurang bersih dan juga makanan yang kurang baik. Jadi perbaiki kualitas kandang dan juga makanan akan membantu kelinci Anda tetap sehat dan lucu. Bagaimana, cara memelihara kelinci cukup mudah bukan? Selamat mencoba ya!


      Sistem Reproduksi Kelinci


       

      Sistem Reproduksi Kelinci
      Memelihara kelinci tentu merupakan hal yang menyenangkan. Hewan mamalia ini memang populer dijadikan sahabat. Selain jinak, ia juga memliki tampilan yang menggemaskan. Terlebih lagi, bulunya lembut dan bersih membuat ia semakin menawan. Jika Anda memelihara sepsang kelinci yakni jantan dan betina, jangan heran jika tidak butuh waktu lama, sang kelinci betina sudah memberi Anda bayi kelinci. Memang kelinci termasuk binatang yang reproduksinya cukup aktif. Dalam setahun ia bisa mengandung sebanyak 5 kali. Dalam tiap masa kehamilan, sang betina bisa melahirkan 5 sampai 10 bayi kelinci. Hal ini wajar sebab ia memang memiliki rahim yang lebih dari satu. Meski tergolong mudah, namun memahami siklus reproduksi kelinci akan membantu Anda memperoleh bayi kelinci yang sehat dan berkualitas.
      Kelinci Dewasa Siap Dikawinkan

      Sistem reproduksi kelinci akan siap sebagai mana mestinya pada saat kelinci tersebut mencapai usia yang matang atau dewasa. Masing-masing jenis kelinci mencapai kematangan di usia yang berbeda. Kelinci dengan ukuran sedang misalnya, usia dewasanya dicapai di umur 4 sampai 4,5 bulan. Sedangkan kelinci denga bobot tubuh yang besar biasanya akan mencapai usia dewasa di usia 6 sampai 9 bulan. Lain lagi dengan kelinci mini. Usia dewasanya akan dicapai di suai 3,5 bulan sampai 4 bulan. Jika kelinci betina telah mencapai usia matang atau dewasa, maka sebaiknya ia harus segera dikawinkan. Sebab jika tidak, ada kemungkinan si akan menjadi mandul seumur hidupnya. Hal yang menyebabkan ia mandul adalah kegemukan. Tumpukan lemak yang berlebih dalam tubuhnya akan membuat ia susah untuk dibuahi sebab sel telur sang betina akan menyempit. Sama halnya dengan kelinci betina, sang jantan juga harus segera dikawinkan. Tumpukan lemak dama tubuhnya juga bisa menyumbat saluran sperma.

       Mengatur Perkawinan

       


      Kelinci tergolong binatang yang gampang hamil bahkan beberapa saat setelah ia melahirkan. Oleh sebab itu penting untuk mengatur masa perkawinannya. Kelinci betina bisa dikawinkan dengan pejantan saat ia telah mencapai masa suburnya. Salah satu ciri-ciri kelinci bentina yang sedang dalam masa subur adalah bagian kelaminnya yang berwarna kemerahan dan juga sedikit lembab. Sedangkan sang jantan biasanya tampak gelisah. Cara mengawinkan kelinci cukup mudah. Anda tinggal menyatukan mereka dalam satu kandang. Jika sang betina menolak, boleh jadi ia telah hamil. Namun cara ini tidak selalu akurat. Boleh jadi ia menolak karena alasan lain misalnya suasana kandang yang tak nyaman dan terlalu bising.

      Setelah disatukan selama 7 hari, Anda sudah bisa memisahkan kedua kelinci tersebut dan menunggu sampai hari ke 12 sampai ke-14. Biasanya pada masa tersebut janin sudah tumbuh dalam uterus kelinci betina. Masa kehamilan kelinci antara 31 sampai 34 hari. Namun dalam kondisi tertentu, ada juga kenis kelinci yang sudah melahirkan di hari ke 21. Sementara itu, masa menyusui kelinci mencapai 8 minggu atau kurang lebih selama 58 hari. Sistem reproduksi kelinci betina akan siap dibuahi lagi setelah 15 hari dari waktu melahirkan. Namun, hal ini tidak dianjurkan sebab bisa mempengaruhi kualitas bayi yang dilahirkan pun kesehatan kelinci betina. Tunggu sampai ia benar-benar selesai masa recovery bari bisa dikawinkan kembali.

      Usaha Ternak Kelinci


       
      Usaha Ternak Kelinci
      Kelinci, binatang berbulu yang imut, memang telah lama dikenal di Indonesia. Berdasarkan catatan sejarah, kelinci dibawa ke Indonesia oleh Belanda. Sejak saat itu, kelinci telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia termasuk dalam aspek ekonomi. Usaha ternak kelinci banyak digeluti oleh masyarakat dan memang bisa menjadi penopang ekonomi. Kabarnya, selain lebih mudah, usaha ternak kelinci jauh lebih menguntungkan ketimbang ternak binatang pedaging lainnya. Tak percaya? Simak uraian berikut.

      Mengapa Beternak Kelinci?

      Ada beberapa alasan khusus mengapa cara beternak kelinci jauh lebih mudah dibandingkan ternak binatang lainnya. Pertama adalah pemanfaatan lahan. Beternak kelinci tidak membutuhkan lahan yang luas, bahkan dengan kreatifitas Anda bisa menyulap lahan sempit sebagai tempat beternak. Alsan kedua adalah biaya produksi kelinci jauh lebih murah sehingga untuk memulai usaha ini Anda tak membutuhkan modal melimpah. Alasan ketiga adalah pemeliharaan juga perawatan kelinci jauh lebih mudah dan tidak menyita tenaga layaknya hewan pedaging lainnya. Hal lain yang menjadikan usaha ternak kelinci mudah adalah pakan yang menjadi makanan utama kelinci bukan bahan yang bersaing dengan manusia. Bahkan Anda bisa memanfaatkan limbah sisa dapur untuk diberi kepada kelinci Anda. Hal lainnya yang mebuat kelinci jauh lebih menguntungkan adalah kemampuannya  bereproduksi yang jauh lebih sering dibandingkan hewan ternak lainnya. 

      Jenis Ternak Kelinci


      Secara umum, tujuan usaha ternak kelinci bisa dibagi ke dalam beberapa poin, antara lain:

      1. Usaha tenak kelinci pedaging. Sudah bukan rahasia umum lagi, daging kelinci cukup nikmat dan istimewanya rendah lemak dan kaya akan senyawa protein.  Usaha ternak kelinci untuk tujuan pedaging memiliki prospek yang baik. Terlebih harga daging lainnya cukup mahal. Daging kelinci hadir sebagai alternatif yang murah dan juga sehat. Jenis kelinci yang biasa diternakkan sebagai pedaging adalah Flemish Giant Rabbit, Satin Rabbit, Rex Rabbit dan lain-lain.
      2. Tujuan laun ternak kelinci adalah sebagai  penghasil anakan atau bibit kelinci. Kelinci secara bilogis memiliki rahim lebih dari satu sehingga ia bisa melahirkan lebih dari 1 bayi. Di luar dari pada itu, kelinci juga tergolong binatang prolific sehingga sangat mudah berkembang biak. Dalam setahun saja, sang betina bisa melahirkan sampai 5 kali. Dari sifat bilolgis ini, Anda tentu sudah bisa membaca berapa profit yang diperoleh peternak kelinci anakan ini kan?
      3. Tujuan lain usaha ternak kelinci adalah untuk membidik permintaan pasar terhadap ketersediaan kelinci sebagai binatang peliharaan atau kelinci hias. Jenis kelinci yang diminati antara lain Angora Rabbit,Lop Rabbit, Lion Rabbit, Harlequin Rabbit dan masih banyak lagi lainnya. Kelinci hias tidak beritik pada kuantitas alias bobot kelinci melainkan pada kualitasnya terutama bagian bulu.
      4. Tujuan ternak kelinci lainnya adalah sebagai penyuplai hewan percobaan untuk penelitian ilmiah di laboratorium. Memang permintaan ini masih relatif sedikit tapi bisa dijadikan sampingan.
      5. Tujuan lainnya adalah untuk memenuhi permintaan industri. Bulu kelinci sangat baik untuk digunakan dalam industri khususnya garmen. Ada beberapa kelinci yang menghasilkan bulu indah dan kuat misalnya jenis kelinci anggora. Industri  bulu kelinci ini semakin meningkat tiap tahunnya sebab aktivis lingkungan mulai detil mengkritik pengambilan bulu pada binatang langka. Menjawab hal ini, kelinci hadir sebagai alternatif terbaik.
      6. Tujuan usaha ternak kelinci lainnya adalah sebagai penghasil pupuk kompos atau organic. Memang poin ini bukan tujuan utama tapi bisa sebagai sampingan dan menambah penghasilan peternak. Kotoran dan urin kelinci mengandung gas methane yang baik untuk biogas. Sementara itu urin kelinci juga diketahui baik untuk beberapa tanaman seperti anggrek.

      Selasa, 28 Mei 2013

      Macam macam Burung Indonesia




      Nama      : Burung pelatuk biasa

      Makanan : serangga, larva

      Habitat    : hutan, ladang






      Pelatuk ialah burung dari ordo Picivormes. Ditemukan di seluruh dunia dan termasuk sejumlah spesies, biasanya berjumlah 218 (termasuk pelatuk paruh gading).
      Beberapa burung pelatuk dalam ordo Piciformes memiliki kaki zigodaktil, dengan 2 jari kaki mengarah ke depan, dan 2 lainnya ke belakang. Kaki-kaki itu, meski beradaptasi untuk berpegangan di permukaan vertikal, bisa digunakan untuk menggenggam atau bertengger. Beberapa spesies hanya memiliki 3 jari kaki. Lidah panjang yang ditemukan pada beberapa burung pelatuk dapat dijulurkan keluar untuk menangkap serangga.
      Burung pelatuk mendapatkan namanya dari kebiasaan beberapa speiesnya menyadap dan mematuk batang pohon dengan paruhnya. Ini adalah alat komunikasi kepemilikan daerah melalui sinyal kepada saingan-saingannya, dan cara mencari dan menemukan larva serangga di bawah kulit kayu atau terowongan berliku nan panjang di pohon.
      Mula-mula, burung pelatuk mencari terowongan dengan menyadap batang. Begitu terowongan itu ditemukan, burung pelatuk memahat kayu sampai menciptakan pembukaan ke terowongan. Lalu menjulurkan Lidah ke terowongan untuk mencoba mencari tempayak. Lidah burung pelatuk panjang dan berujung kait. Dengan lidahnya burung pelatuk menusuk tempayak dan menariknya keluar batang.
      Burung pelatuk juga menggunakan paruhnya untuk membuat lubang yang lebih besar sebagai sarangnya sekitar 15-45 cm (6-18 inchi) di bawah permukaan yang dibuka. Sarang-sarang itu hanya dilapisi dengan keping-keping kayu dan menyimpan 2-8 telur putih yang dikeluarkan betinanya. Karena di luar jangkauan penglihatan, sarang ini tidak terlihat pemangsa dan telurnya tidak perlu dikamuflase. Rongga yang dibuat oleh burung pelatuk juga digunakan kembali sebagai sarang oleh burung-burung lain, seperti beberapa bebek dan burung hantu, dan mamalia, seperti tupai pohon

      _____________________________________________________________





      Nama      : burung ciblek / prenjak

      Makanan : serangga, ulat

      Habitat    : semak



       Burung ini sering dijadikan burung kicauan. Burung ini biasa bermain di semak untuk mencari ulat dan serangga. Burung ini biasa bersarang di semak – semak. Burung ini melekatkan sarangnya di semak dengan jumlah telur 3 butir tiap sarang. Burung ini bisa dibedakan jenis kelaminnya dari paruh bagian bawah. Kalau jantan : paruh bagian bawah berwarna hitam, kalau betina paruh bawah berwarna putih.

      ____________________________________________________________



      Nama      : burung cinenen / ketinglar

      Makanan : serangga, ulat

      Habitat    : semak



      Berukuran kecil (11 cm), berwarna abu-abu, berkepala merah karat. Jantan: mahkota, dagu, kerongkongan, dan pipi merah karat, bulu yang lain abu-abu, perut putih. Betina: kepala tidak semerah jantan, pipi dan kerongkongan atas putih.
      Iris coklat kemerahan, paruh coklat, kaki merah jambu.

      ____________________________________________________________



      Nama       : burung kacamata

      Makanan  : buah-buahan

      Habitat     : perkebunan, hutan



      Burung ini adalah burung yang terbang secara berkelompok. Burung ini memiliki kicauan yang merdu. Burung ini bersarang di pohon yang rimbun dengan sarang menempel pada dahan pohon. Burung ini bertelur 2  butir tiap sarang. Burung ini  tersebar di seluruh indonesia.

       ___________________________________________________________




      Nama       : burung kacamata

      Makanan  : buah-buahan

      Habitat     : perkebunan, hutan


      Berukuran sangat kecil (8 cm), berwarna hitam dan merah padam. Jantan dewasa: kepala, punggung, tunggir, dan dada merah padam atau agak kejinggaan; sayap dan ujung ekor hitam, perut putih keabu-abuan, ada bercak putih pada lengkung sayap. Betina: tunggir merah, tubuh bagian atas lainnya oklat, tersapu merah pada kepala dan mantel, tubuh bagian bawah putih buram. Remaja: tubuh bagian atas coklat kehijauan, ada bercak jingga pada tunggir. burung memakan buah serta serangga. 
       ___________________________________________________________



      Nama       : burung cici padi / kecetrung

      Makanan  : ulat

      Habitat     : daerah persawahan



      Burung ini tersebar hampir di seluruh indonesia, cici padi memiliki postur tubuh sama seperti burung prenjak dan ciblek. Burung ini biasa bersuara waktu terbang dan biasanya hinggap di ujung kayu di area persawahan. Burung ini bersarang di tanaman padi dan ilalang yang terdapat di sawah. Burung ini merekatkan sarangnya pada daun, sehingga sulit untuk dilihat, karena seluruh sarang dilapisi oleh daun tanaman tersebut. Burung ini bertelur 3 -4 butir tiuap sarang. Pertumbuhan anak burung ini sangat cepat, karena mereka harus bisa terbang sebelum tanaman tempat sarang mereka di panen.

       ___________________________________________________________



      Nama       : burung burung serindit

      Makanan  : buah-buahan

      Habitat     : hutan, perkebunan



      Burung ini adalah sejenis burung paruh bengkok yang berukuran kecil. Burung ini sering b ergerombol bila waktu makan. Burung ini bersarang di lubang pohon. Burung ini tersebar di daerah jawa, sumatera. Dan di asia tenggara. Burung ini banyak di jual untuk burung peliharaan alias burung hias.

      ___________________________________________________________



      Nama       : Burung Kekep Babi

      Makanan  : Serangga 

      Habitat     : Hutan, Tepian sawah





      Burung dengan nama Kekep Babi ini merupakan jenis pemakan serangga yang lincah. Badanya ramping hampir menyerupai Walet. Masuk dalam keluarga Artamidae dengan nama Ilmiah Artamus leucorhynchus.
      Burung ini masuk dalam golongan Passerine. Burungnya kecil dan sangat lincah menguasai kawasan udara. Jenis inilah yang sering mengganggu kenyamanan para elang ketika sedang terbang. Karena kelincahanya itulah dia lebih unggul dari Burung Elang yang berbadan besar. Tapi belum tau ya kalau melawan jenis Elang  yang ukuranya relative kecil. Jenis ini dalam bahasa inggris di sebut White-breasted Wood-swallow.

      ___________________________________________________________


      Nama       : Burung Tekukur atau Kukur

      Makanan  : Biji-bijian

      Habitat     : Areal Persawahan, hutan.




      Burung tekukur tersebar hampir diseluruh iondonesia. Burung sangat mudah ditemui di area persawahan. Burung ini biasa memakan buah padi yang jatuh. Burung tekukur biasanyabbersarang di tempat yang teduh dan bertelur 2 butir. Burung ini merawat anaknya sampai bisa mencari makan sendiri.

      ___________________________________________________________



      Nama       : Burung Perkutut atau Titiran

      Makanan  : Biji-bijian

      Habitat     : Areal Persawahan, hutan






      perkutut (Geopelia striata) adalah sejenis burung berukuran kecil, berwarna abu-abu yang banyak dipelihara orang karena keindahan suaranya. Dalam tradisi indonesia, terutama jawa, burung ini sangat dikenal dan digemari, bahkan agak lebih "dimuliakan" dibandingkan dengan burung peliharaan lainnya. Perkutut masih berkerabat dekat dengan tekukur, puter, dan merpati. Persilangan hibrida antara perkutut dan tekukur dikenal dalam dunia burung hias sebagai "sinom" bahasa jawa dan memiliki kekhasan pola suara tersendiri.
      ___________________________________________________________


      Nama      : Burung Punai atau Punahan

      Makanan : Buah-buahan

      Habitat    : Hutan



      Burung punai banyak dimui di hutan dan pohon yang rimbun serta tinggi. Burung ini terbangb secara berkelompok. Burung punai biasanya memakan buahyang ada di hutan. Burung ini bersarang di rimbunan pohon ingi dan biasanya bertelur 2 butir tiapa sarang. Burung ini tersebar hampir di seluruh indonesia.

      ___________________________________________________________




      Nama      : Burung Puter

      Makanan : Biji-bijian

      Habitat    : Hutan




      Burung Puter tersebar hampir diseluruh iondonesia. Burung sangat mudah ditemui di area persawahan. Burung ini biasa memakan buah padi yang jatuh. Burung tekukur biasanyabbersarang di tempat yang teduh dan bertelur 2 butir. Burung ini merawat anaknya sampai bisa mencari makan sendiri. 

       ___________________________________________________________

      Nama      : Burung Branjangan

      Makanan : Biji-bijian, serangga

      Habitat    : area persawahan






      Burung Branjangan (Mirafra Javanica) adalah burung dari bangsa Passeriformes dari famili Alaudidae yang terkenal dapat bernyanyi dengan indahnya. Kepiawaiannya dalam meniru suara burung lain serta gaya bertarungnya dengan cara mengepakan sayap (ngeper) semakin menambah kesukaan orang untuk memelihara burung ini. Di alam bebas, Branjangan sering bernyanyi di atas kabel telpon atau batu atau pucuk pohon yang tinggi dan sesekali akan berkicau dengan pola seperti helikopter (hovering) untuk menunjukan daerah kekuasaan atau untuk menarik betinanya. Branjangan merupakan burung persawahan/ladang yang suka hidup di area terbuka berumput atau semak-semak yang tidak terlalu rimbun. 









      Nama         : Burung Gelatik

      Makanan   : Biji - bijian


      Habitat      : Sawah, Ladang




      Burung ini sekarang ini mulai jarang ditemui karen perburuan 
      manusia yang berlebihan serta kerusakan lingkungan yang terlalu 
      parah. Burung ini sering dipelihara sebagai burung hias. Burung
      ini biasa bersarang di lubang pohon atau lubang – lubang di daerah bertebing . 
      burung ini biasa bertelur 2 – 4 butir tiap sarang
      _______________________________________________________________




      Nama          : Burung Pipit peking / petingan

      Makanan    : Biji-bijian

      Habitat       : Sawah,Ladang, Padang rumput


      Burung ini sering ditemui di daerah persawahan terutama pada saat panen padi. Burung ini hidup secara berkelompok tetapi pada saat musim kawin tiba burung ini akan bersama pasangannya dan membuat sarang dan menetasakan telurnya yang umumnya berjumlah 4 – 6 butir tiap sarang. Sarang burung ini gampang ditemui di lingkungan kita, bentuknya lingkaran dengan satu lubang keluar masuk.

      _______________________________________________________________



      Nama          : Burung Pipit dada putih / perit

      Makanan     : Biji – bijian

      Habitat        : Sawah, Ladang, Daerah aliran air


      Burung biasa ditemui di daerah sawah untuk makan dan bila tidak sedang makan burung ini lebih banyak menghabiskan waktunya bertengger di tempat yang teduh seperti aliran air. Burung inin biasa bersarang di pohon yang rimbun seperti : cemara, mangga yang habis ditebang dan tumbuh dahan baru. Burung ini memiliki keunikan yaitu sarangnya bagian luarnya terdiri dari rumput kering atau sampah kering sedangkan bagian dalamnya di susun dengan ijuk (duk). Burung ini bertelur  3 - 5 butir tiap sarang

       _______________________________________________________________



      Nama          : Burung Bondol

      Makanan     : Biji-bijian

      Habitat        : Sawah, ladang, padang rumput


      Burung ini memiliki ciri khas yaitu bulu kepal putih sehingga membuatnya terluaht sangat cantik. Burung ini biasa ditemui di sawah, dan ladang. Burung ini biasa bertelur 3 – 4 butir tiap sarang. Bentuk sarang burung ini sama denagn burung pipit peking. Burung ini di daerah – darah tertentu mengalami penurunan populasi karena kerusakan habitat. Burung jantan pada saat tertentu mengeluarkan suara seperti burung yang sedang ngeriwik dengan volume rendah.

      _______________________________________________________________

       

      Nama: Burung Bondol Maluku

      Makanan: Biji-bijian

      Habitat: Sawah, Ladang, Padang rumput





      Burung ini tesebar di indonesia bagian timur. Burung ini hampir sama dengan burung bondol ditempat lain.

       _______________________________________________________________



      Nama       : Burung Gereja

      Makanan  : Biji-bijian, serangga 

      Habitat     : Tersebar diseluruh  indonesia




      Burung gereja sering terlihat di halaman rumah dan hampir diseluruh tempat. Burung ini termasuk burung pemakan segala. Burung ini biasa bersarang di atap rumah atau lubang genting. Burung ini biasa bertelur 2 -4 butir.
       _______________________________________________________________


       


       (burung betina)

       (burung jantan)






      Nama         : Burung Manyar / Sangsiah

      Makanan    : Biji-bijian, serangga

      Habitat       : sawah, ladang, padang rumput

      Burung ini biasa di temukan di areal persawahan bila sedang musim padi. Burung ini termasuk burung yang terbang dalam jumalh besar. Burung manyar biasanyaberbaur dengan burung pipit bila sedang berada di areal persawahan. Burung ini biasa bersarang di pohon tinggi seperti : pohon kelapa. Burung jantan menarik betinanya dengan keahliannya membuat sarang. Burung ini biasa bertelur 3 – 4 butir tiap sarang.


       _______________________________________________________________





       (burung jantan)









      (burung betina) 







      Nama       : Burung madu Sriganti

      Makanan  : sari bunga, serangga kecil

      Habitat     : Di tempat yang banyak ada tanaman yang berbunga

      Burung ini biasa di temukan di daerah dimana banyak ad tumbuhan yang sedang berbunga. Burung madu sriganti biasanya mampu menghisap sari bunga tanpa bertengger di tangkai bunga. Burung ini bisa meletakkanj sarangnya secara bergelantungan di pohon yang tinggi. Burung ini biasa menghasilkan telur 2 – 3 butir.

      _______________________________________________________________


      Nama       : Burung kutilang

      Makanan : buah-buahan, serangga kecil

      Habitat    : perkebunan, hutan, ladang






      Burung kutilang tersebar di seluruh wilayah indonesia. Burung ini hampir sama dengan burung jwenis burung merbah crukcuk. Burung ini biasa berkembang biak dengan jumlah telur 2 – 3 butir tiap sarangnya. Anak burung diasuh oleh kedua  induknya sampai bisa mencari makan sendiri

      _______________________________________________________________





       
      Nama      : Burung merbah crukcuk/ crukcuk

      Makanan : buah-buah, serangga kecil

      Habitat    : perkebunan, ladang, hutan




      Burung ini hampir sama persis dengan burung kutilang. Burung ini biasa berkicau di pagi hari. Burung ini biasa dipelihara sebagai burung kicauan yang berkelas biasa. Burung  ini biasa berkembang biak dengan jumlah telur 2 butir tiap sarangnya. Anak burung diasuh oleh kedua  induknya sampai bisa mencari makan sendiri

      _______________________________________________________________




      Nama       : Burung Madu kelapa

      Makanan  : madu buangan kelapa, serangga kecil

      Habitat     : di pohon kelapa




      Burung madu kelapa bila dilihat dari ciri-ciri fisiknya hampir sama dengan burung madu sriganti atau kepecit, yang membedakan hanya letak bulu yang berwarna biru,. Burung madu kelapa bulu tersebut terletak di bagian tengkuk, sedamngkan burung madu sriganti terletak pada lehernya. Burung madu kelapa tubuhnya lebih bersar dari pada burung madu sriganti. Burung ini sering terlihat terbang diantara pohon kelapa. Burung ini sering bersarang di tempat yang tinggi dengan bentuk seperti telur dengan posisi tergantung dan bertelur 2 butir. 

      _______________________________________________________________




      Nama      : Burung pelatuk besi

      Makanan : serangga, larva

      Habitat    : hutan, ladang




      Burung ini biasa mencari makan dengan vcara melubangi pohon untuk mencari larva yang ada di dalam batang pohon, dan sarang semut. Burung ini biasa dan sering ditemukan di hutan ynag lebat. Burung ini juga bersarang di lubang pohon dengan terlebih dulu melubangi pohon tersebut. Burungini biasa bertelur 2-3 butir tiap sarang.

      _______________________________________________________________


      Nama       : Burung kepodang atau cilalongan

      Makanan  : Buah-buahan, serangga

      Habitat     : Hutan, pegunungan






      Burung ini biasa ditemukan di hutan dan atap hutan, burung ini  biasa bertengger di pohon yang tinggi untuk mencari makanan. Burung ini biasa bersara g di pohon tinggi dengan jumlah telur yang dihasilkan yaitu2 butir tiap sarang. Sarang burung  berbentuk menyerupai mangkok. burung ini juga mengasuh anaknya sampai bisa mencari makan sendiri.

      _______________________________________________________________



       
      Nama: Burung murai gila atau temblek

      Makanan: serangga kecil

      Habitat: semak, hutan, daerah aliran air(sungai)


      Burung ini biasa terlihat di daerah aliran air.dan perkebunan. Burung ini memakan serangga kecil. Burung ini biasa bersarang di pohon yang tinggi dan senang membuat sarang di cabang pohon yang kecil. Burung ini membangunsarangnya denagn rumput yang melekatkannya di cabang pohon.  burung ini bertelur 2 -3 butir tiap sarangnya

       ______________________________________________________________


      Nama       : Burung bubut alang-alang

      Makanan  : binatang kecil (karnivora)

      Habitat     : padang rumput, semak



      Burung ini termasuk pemakan daging. Burung ini biasa ditemukan di padang rumput seperti: di padang ilalang, rumpun rumput gelagah. Burung ini juga biasa bersarang di rumpun gelagah dan semak. Burung ini memiliki kuku yang panjang seperti burung elang tapi lebih ramping yang fungsinya untuk menangkap mangsa. Burung ini menghabiskan waktunya di atas tanah. Burung ini bertelur 2- 3 butir  tiap sarang dan sarang burung ini berada diatas permukaan tanah.

       ______________________________________________________________

      Nama: Burung cipoh / cerorot

      Makanan:  serangga, ulat

      Habitat: perkebunan, ladang, hutan




      Burung ini biasa ditemukan di pohon yang rimbun sedang mencari makannan seperti: ulat, serangga. Burung ini  biasa mencari makan secara berkelompok dengan jumlah 3 – 5 ekor. Burung ini biasa bersarang di pohon yang rimbun dengan jumlah telur: 2 – 3 butir. Burung ini merawat anaknya  sampai bisa mencari makan sendiri.

       ______________________________________________________________




       (burung jantan)









      (burung betina) 







      Nama       : burung tuwu

      Makanan  : buah-buahan

      Habitat     : hutan
      Burung ini termasuk burung yang sudah mulai langka ditemukan di habitat aslinya. Burung ini banyakdiburu untuk diperjual belikan sebagai burung peliharaan, karena memiliki suara yang keras .
       ______________________________________________________________

      Nama       : burung delimukan

      Makanan  : buah-buahan, biji-bijian

      Habitat     : hutan


      Burung Delimukan (Chalcophaps indica) sampai saat ini masih bisa dijumpai di habitatnya
      di sekitar kawasan hutan . Burung Delimukan termasuk ke dalam keluarga Pergam atau Merpati Hutan. Habitat asli Delimukan dulunya hidupdi dataran rendah sub pegunungan yang mengandalkan makanan dari hutan sekitarnya. Burung Delimukan mempunyai kebiasaan mencari makan di atas permukaan tanah.Hidup berpasangan di habitatnya. Masa perkembangbiakkan selama 4 bulan yaitu bulan Mei sampai September. Mempunyai dua nada dekur dalam yang lembut. 

      Jenis makanan yang biasa dimakan antara lain buah-buahan, biji-bijian yang jatuh
      di tanah, serangga. Pada pemeliharaan di dalam sangkar, burung Delimukan bisa
      mengkonsumsi pakan voer. Burung Delimukan tergolong mudah untuk diternak.